24
Jan
08

Wartel di Lapas Cipinang

Jakarta, hukumham.info— Para narapidana (napi) penghuni Lembaga Pemasyaraktan (Lapas) Narkotika Cipinang kini dapat bersorak gembira. Pasalnya, para napi bisa bebas menghubungi sanak keluarganya melalui wartel khusus napi yang disediakan di dalam lapas. Tersedinya wartel tersebut merupakan inisiatif Kantor Wilayah (Kanwil) Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia (Depkumham) DKI Jakarta dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) untuk menghindari penyalahgunaan handphone (HP) di dalam lapas/rutan yang digunakan untuk kepentingan yang tidak baik.

“HP sudah dirampas dan dimusnahkan, tapi napi kan juga punya hak berkomunikasi dengan keluarganya,” jelas Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen Pas) Untung Sugiono saat menjadi pembicara dalam workshop jurnalistik yang sekaligus meluncurkan website Warung Telepon (Wartel) khusus napi di Lapas Narkotika, Jakarta (24/01).

Kepala Kanwil Depkumham DKI Jakarta Didin Sudirman yang juga menjadi pembicara dalam acara tersebut menambahkan, pembangunan wartel ini merupakan tindak lanjut arahan menteri untuk melakukan tindakan-tindakan mengenai masalah penggunaan HP. “Kalau HP dilarang akan menjadi gejolak. Karena itu, wartel khusus ini menjadi jalan keluar,” papar Didin.

Menurut Didin, komunikasi yang khususnya dilakukan dengan keluarga menjadi salah satu pembinaan untuk mengurangi frustasi selama menjalankan masa tahanan. “Signifikansi pembinaan seperti ini sangat baik,” kata Didin yang menjadikan pengalaman Rahadi Ramelan sebagai rujukan.

Selain itu, wartel khusus napi ini pun akan ditindak lanjuti pada lapas lainnnya. ”Penyediaan fasilitas seperti ini pun akan diterapkan di lapas terbuka,“ tambah Didin.

Wartel yang memuat sepuluh unit telepon ini mempunyai mekanisme pembayaran yang sederhana. Dengan sejumlah kupon yang dibeli dari koperasi lapas, napi dapat menghubungi familinya tanpa batas.

“Uang yang dibayarkan akan disimpan dalam buku registrasi khusus sehingga penggunaannya bisa diawasi, artinya dapat dilihat dan direkam,” papar untung saat ditanyai wartawan seputar mekanisme pembayaran.

PT. Telkom yang menjadi rekan kerjasama Kanwil Depkumham DKI Jakarta dalam penyediaan wartel napi ternyata juga membantu dalam penyediaan perangkat hardware dan software untuk pelayanan Short Message Service (SMS) broadcasting.

SMS broadcasting ini merupakan upaya pemberian ruang bagi masyarakat yang ingin menyampaikan saran, kritik, serta masukan terhadaap kinerja dan fungsi pelayanan lapas secara terus menerus dan berkelanjutan. “Tujuan SMS Broadcasting ini untuk menciptakan suatu media fungsi control dari masyarakat dalam meningkatkan kinerja dan mutu pelayanan yang lebih baik,” tutur Didin.

Rencananya, SMS pengaduan yang bernomor 021-32622888 ini akan diresmikan langsung oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Andi Mattalatta dan diharapkan pada pertengahan Februari 2008 dapat dilaksanakan.***

http://hukumham.info/index.php?option=com_content&task=view&id=584&Itemid=43


0 Responses to “Wartel di Lapas Cipinang”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


narko1.jpg
Januari 2008
S S R K J S M
« Des   Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Arsip Artikel

Galeri Foto

Model Batu Candi Aromatherapy

Model Batu Candi Aromatherapy

Model Gentong Madura 1 Aromatherapy

Model Gentong Madura 2 Aromatherapy

Pelatihan Aromatherapy C 137

Lebih Banyak Foto

%d blogger menyukai ini: